Menu

Perkembangan Jaket Bomber Dari Waktu Ke Waktu


Perkembangan dunia fashion pria terutama jaket sangat berkaitan erat dengan dunia militer. Dari beberapa fashion pria terutama outwear jaket tidak bisa terlepas dari pakaian militer. Jika kita menilik sejarah fashion terutama jaket bomber maka tidak bisa dilepaskan dari dunia militer terutama angkatan udara karena jaket ini dulunya dipakai para pilot sewaktu menerbangkan pesawat.

Jaket bomber awalnya dipakai pada pertengahan abad 20. Jaket yang semula didesain untuk bertahan di cuaca dingin, khususnya bagi para pilot sewaktu menerbangkan pesawat. Hingga sekarang, jaket bomber pria banyak dipakai oleh pria modern untuk tampil gaya.

sejarah-perkembangan-jaket-bomber

Pada waktu terjadi perang dunia II, para pilot membutuhkan pakaian yang dapat menahan cuaca dingin di suatu ketinggian. Karena perkembangan teknologi yang begitu pesat pada saat ini, membuat pesawat tempur bisa terbang dengan kecepatan tinggi sehingga membuat kokpit terasa lebih dingin. Kemudian terjadilah inovasipada seragam para pilot yang sebelumnya memakai bahan kulit atau bulu binatang menjadi menggunakan bahan wool dan nilon yang waterproof (anti air).

Kurang lebih pada tahun 1950an, jaket bomber mengalami perubahan pada bagian kerah yang sebelumnya berbahan bulu diganti dengan kerah berbahan rajut/knit. Perubahan ini terjadi karena kerah bahan bulu membuat pilot susah sewaktu membuka parasut.

Walaupun pada mulanya, hal-hal yang berbau militer dibuat dengan warna hijau army, akan tetapi jaket bomber pertama kali dibuat dengan waktu biru gelap.Setelah perang Korea, atau sekitar tahun 1960an dan masa perang Vietnam, jaket bomber berubah warna menjadi warna hijau agar bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya.

Setelah masa perang Vietnam, jaket mulai dipakai non militer dan masyarakat sipil. Jaket ini sangat cocok dipakai di musim gugur dan pertengahan musim semi di negara dengan 4 musim karena jaket bomber bisa dipakai pada suhu 15-50 derajat Farenheit.

Selama beradaptasi dari jaket militer menjadi jaket masyarakat pada umumnya, bomber mengalami perubahan terutama pada bagian kerah yang sebelumnya berbahan wol menjadi berbahan acrylic knit. Perubahan ini terjadi karena jaket bomber lebih banyak dsimpan oleh masyarakat di dalam rumah, sedangkan wool akan beresiko dimakan oleh serangga. Perubahan lainnya adalah penggunakan bahan utama yang sebelumnya kulit atau bulu diganti menjadi bahan yang anti air (waterproof). Jaket ini juga banyak dipakai kepolisian untuk mereka yang bertugas di luar dengan cuaca yang dingin.

Singkatnya, jaket bomber baik itu jaket bomber pria maupun jaket bomber wanita sudah mengalami perubahan menyesuaikan situasi dan kondisi yang terjadi di masyarakat, walaupun fungsinya tetap sama yaitu sebagai pakaian luar untuk menahan cuaca dingin.

Leave a reply


Your email address will not be published. Required fields are marked *